Pekerjaan Yang Cocok Untuk Anda

Iseng-iseng ngisi kuis PEKERJAAN YANG COCOK SESUAI KEPRIBADIAN ANDA di Facebook.

Hasilnya lumayan juga. Check this out.

Anda menyukai pekerjaan yang memungkinkan dapat bertemu dengan banyak orang. Pekerjaan yang memberi keleluasaan untuk berkreativitas juga senantiasa menantang Anda.

Beberapa contoh pekerjaan yang sesuai bagi Anda: pialang saham, sekretaris, resepsionis, konsultan, bagian pemasaran, guru, SDM, pengacara, terapis, humas, agen properti, biro perjalanan, manajer hotel/restoran, dan event organizer.

Anda pemimpin yang hebat dan amat menikmati berada di sekitar orang-orang. Berhubungan dengan orang lain adalah penting bagi Anda. Anda senang bertemu dan mengobrol dengan orang-orang yang baru dikenal. Intinya, Anda termasuk tipe orang yang mudah bersosialisasi dan cenderung selalu membutuhkan berinteraksi dengan orang lain.

Sifat spontan, sering bertindak dulu sebelum berpikir, dan langsung menjawab bila ditanya walau kadang Anda tak yakin dengan jawaban tersebut, adalah beberapa sisi lemah Anda. Yang jelas, Anda suka melakukan improvisasi, berpikir keras, penuh ide kratif tanpa takut mengungkapkan gagasan-gagasan, serta senang dilibatkan di banyak kegiatan.

Meski gampang ditebak dan sering tidak peduli, Anda sebetulnya amat tulus. Bahkan kadang terlihat kelewat emosional atau terlalu larut dalam masalah orang lain. Hal ini karena Anda cenderung untuk melibatkan diri pada segala sesuatu yang sifatnya terlalu pribadi. Anda senang dikagumi, dicintai, dan dihargai. Juga senang membuat orang gembira.

Bagi Anda, intuisi amat penting dan Anda amat meyakininya. Anda menganalisa segala sesuatu dengan melihatnya melalui wawasan yang luas. Anda risau bila apa yang dilakukan berakibat buruk bagi orang lain. Sisi buruknya, Anda terlalu mengkhawatirkan masa depan. Untunglah Anda kreatif meski gampang bosan bila tidak mempunyai kesempatan untuk berbicara.

Silahkan coba sendiri, siapa tau bisa ngasih gambaran pekerjaan apa yang sekiranya cocok buat Anda, atau mungkin Anda pingin pindah profesi.

Advertisements

Facebook Pages

Salah satu keisengan-ku di Facebook adalah membuat pages atau Fans Page. Fans Page adalah fitur di Facebook yang memungkinkan kita membuat halaman persembahan untuk orang, brand, perusahaan, tempat atau apapun, dimana orang bisa saling berinteraksi di situ. Mirip dengan Groups yang juga ada di Facebook, namun dengan kemampuan yang sedikit lebih ok.

Yeah, mari kita lihat Pages apa saja yang sudah aku buat. Hehehehee…..

Fans Page Aa Gym di Facebook

Fans Page Aa Gym di Facebook

Page ini didedikasikan untuk dai kondang Abdullah Gymnastiar, yang akrab disapa Aa Gym. Per hari ini (17 Maret 2009), fans-nya mencapai 5.253 orang.

Mengapa aku membuat fans page beliau, tak lain karena aku salut dengan metode dakwah yang dilakukannya, yang relatif segar & beda dengan kebanyakan dai lainnya.

Mengenai konten yang ada, hampir semuanya aku dapat dari internet. Thx to uncle Google & auntie Wikipedia, oh ya tak lupa juga Youtube sebagai penyedia video-video tentang Aa Gym.

to be continued..

Hidup

8:30 malam.

Jam dinding sebelah cubcle ku berdetak pelan. Hmm..malam mulai larut. Sendiri di kantor, semua terasa sepi. Tak ada teman manusia, hanya sebuah komputer & gelas terisi Nutrisari jambu. Berusaha menyelesaikan pekerjaan, tapi apa daya, pikiran tak fokus. Klak-klik-klak-klik dari tadi, tak jadi-jadi. Capek terasa badan ini. Pengen pulang tapi tak bisa. Harus selesai malam ini. Pokoknya harus.

Jadi ingat tulisan di Public Folder beberapa waktu lalu. Kebiasaan kerja lembur tak hanya buruk buat kesehatan, namun juga rawan kesalahan. Karena badan capek, konsentrasi tlah berkurang, kreatifitas pun luntur seiring waktu. Pemaksaan diri untuk bekerja dalam jangka waktu relatif panjang tidak disarankan sebagai kebiasaan.

Pengen sich menuruti anjuran itu. Lepaskan beban, dan segera pulang. Mandi, ganti pakaian yang nyaman, makan lalu tidur. Nampaknya nikmat sekali.

Efek Teks Pop-up

Buku Membuat Efek Teks Profesional Dengan Photoshop oleh Hasto Suprayogo

Buku Membuat Efek Teks Profesional Dengan Photoshop oleh Hasto Suprayogo

Diambil dari buku Membuat Efek Teks Profesional Dengan Photoshop terbitan Elexmedia Komputindo. Berminat, beli di sini.

Efek Teks Pop-up

Pada bab ini, Anda akan diajak untuk membuat efek teks pop-up pada teks. Efek pop-up berguna untuk menonjolkan elemen teks dan menjadikannya pusat perhatian dalam sebuah desain.

Ikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Buat dokumen kerja baru pada Photoshop dengan memilih menu File > New, kemudian pada kotak dialog New masukkan nilai parameter Width: 800px, Height: 800px dan Color Mode: RGB. Klik Ok dan dokumen kerja baru siap digunakan. Lihat Gambar 1.1.
Gambar 1.1. Buat dokumen kerja baru

Gambar 1.1. Buat dokumen kerja baru

  • Selanjutnya aktifkan Horizontal Type tool , kemudian ketikkan teks “HALLO”, atur font-nya menjadi Arial Black 200pt dengan warna hitam. Lihat Gambar 1.2.
Gambar 1.2. Ketikkan teks “HALLO” dan atur parameternya

Gambar 1.2. Ketikkan teks “HALLO” dan atur parameternya

Jika sudah, klik ikon Commit yang ada di Options bar atau aktifkan Move tool pada Toolbar.

  • Berikutnya, kita akn mengubah teks tadi menjadi obyek raster (pixel) biasa. Caranya, perhatikan pada Palette Layers, klik kanan nama layer teks “HALLO” dengan background warna biru, kemudian pada pop-up menu yang muncul pilih Rasterize Layer. Perhatikan Gambar 1.3. berikut.
Gambar 1.3. Ubah layer teks menjadi layer biasa

Gambar 1.3. Ubah layer teks menjadi layer biasa

Jika Anda tidak mengubah layer teks menjadi layer biasa, terdapat banyak fasilitas pengeditan dalam Photoshop yang tak bisa diaplikasikan pada obyek teks tersebut.

  • Selanjutnya, pilih menu Filter > Stylize > Emboss, lalu pada kotak dialog Emboss, masukkan nilai parameter Angle: 145o, Height: 5px dan Amount: 150%. Jangan lupa untuk mengaktifkan pilihan Preview lalu klik Ok untuk mendapatkan hasil seperti pada Gambar 1.4. di bawah ini.
Gambar 1.4. Aplikasikan filter Emboss

Gambar 1.4. Aplikasikan filter Emboss

  • Selanjutnya, perhatikan Palette Layers, pastikan layer “HALLO” aktif terseleksi, lalu sambil menekan tombol Alt + Ctrl pada keyboard, tekan juga tombol ↓ (panah ke bawah) pada keyboard sebanyak 15 kali hingga didapat ketebalan seperti pada Gambar 1.5.
Gambar 1.5. Hasil perubahan ketebalan obyek “HALLO”

Gambar 1.5. Hasil perubahan ketebalan obyek “HALLO”

Jika Anda perhatikan pada Palette Layers, sekarang terdapat 15 layer baru berupa kopian layer “HALLO”. Layer-layer kopian inilah yang tadi membentuk ketebalan obyek “HALLO”. Perhatikan Gambar 1.6. di bawah ini.

Gambar 1.6. Layer-layer kopian layer “HALLO”

Gambar 1.6. Layer-layer kopian layer “HALLO”

  • Kita akan gabungkan semua layer yang ada menjadi satu kecuali layer Background. Caranya, pada Palette Layers, nonaktifkan tampilan Layer Background dengan mengklik ikon visibility di samping kiri nama layer. Lihat Gambar 1.7.
Gambar 1.7. Nonaktifkan tampilan layer Background

Gambar 1.7. Nonaktifkan tampilan layer Background

Kemudian klik ikon segitiga hitam pada pojok kanan atas Palette Layers untuk menampilkan pop-up menu lalu pilih Merge Visible. Pilihan ini akan menggabungkan (merging) semua layer yang tampil (visible)—kecuali layer Background yang sebelumnya telah Anda nonaktifkan.

Simak Gambar 1.8. berikut ini untuk lebih jelasnya

Gambar 1.8. Gabungkan semua layer yang tampil (visible)

Gambar 1.8. Gabungkan semua layer yang tampil (visible)

Perhatikan bahwa setelah Anda menggabungkan semua layer yang tampil di Palette Layers dengan menu Merge Visible, hasilnya tersisa 2 layer saja, yaitu layer hasil merging—layer “HALLO copy 15”—dan layer Background.

  • Aktifkan kembali layer Background. Lalu, seleksi layer “HALLO”, kemudian kita akan mengaplikasikan layer style. Pilih menu Layer > Layer Style > Gradient Overlay.

Pada kotak dialog Layer Style masukkan nilai parameter Blend Mode: Overlay, Opacity: 70%, Style: Linear, Angle: 45o dan Scale: 100%. Jangan lupa aktifkan pilihan Preview untuk melihat hasilnya secara langsung. Simak Gambar 1.9. berikut.

Gambar 1.9. Atur parameter Gradient Overlay

Gambar 1.9. Atur parameter Gradient Overlay

Berikutnya, masih di kotak dialog Layer Style, klik Drop Shadow pada bagian Styles di bagian kiri atas kotak dialog. Kemudian, atur parameter Blend Mode: Multiply, Color: Hitam, Opacity: 25%, Angle: 65o, Distance: 0, Spread: 0 dan Size: 5. Jangan lupa aktifkan pilihan Preview. Simak Gambar 1.10.

Gambar 1.10. Atur parameter Drop Shadow

Gambar 1.10. Atur parameter Drop Shadow

Jika sudah, klik Ok dan Anda akan dapatkan hasil seperti pada Gambar 1.11. di bawah ini.

Gambar 1.11. Hasil akhir efek Teks Pop-up

Gambar 1.11. Hasil akhir efek Teks Pop-up

Anda bisa melakukan variasi terhadap efek Layer Style yang diaplikasikan sesuai keinginan Anda.

Selamat Jalan Kawan

Farewell My Friend

Sebuah kabar menyentakkanku. Seorang kawan datang dan bilang, “Sudah dengarkah kau kabar. Karibmu meninggal dunia. Kanker otak merenggutnya.”
Sejenak tak mampu aku berkata-kata. Diam, tercenung, kosong menatap luar jendela.
“Benarkah?”
“Ya, kemaren aku menyambangi tempatnya dia tak ada. Kawannya berkata dia kolaps beberapa waktu sebelumnya, opname 3 hari tanpa daya, divonis kanker otak akut, dan Tuhan merengkuhnya kembali ke pelukan-Nya.”

————————-

Dia karibku kala kuliah. Kawan pertama yang kukenal di hari pertama kumelangkah masuk kampus. Kawan berbagi suka duka, kawan berdebat sekaligus bercanda tawa. Kawan berbagi impian, harapan, kisah-kisah percintaan & kegalauan. Dia kawan yang melengkapi perjalananku di masa itu.

Lama kami tak sua. Apalagi setelah aku tinggalkan kota itu. Tak ada kabar, kecuali sesekali aku menyambangi tempatnya menyambung hidup. Sebagai perantau, dia musti bekerja. Mencari makan, sekaligus membiayai kuliahnya yang lama tertunda karena apa dan apa. Perjuampaan-perjumpaan kami singkat, kadang hanya sempat berucap apa kabar, lalu selamat tinggal.

Tapi kehangatan itu masih ada. Aku masih bisa merasakan semangat hidupnya. Impiannya yang menggejolak saat bercerita. Harapannya guna merentas masa depan serta kebahagiaan-kebahagiaan kecil yang diraihnya ditengah kesendirian.

————————-

Meski tak percaya, apa mau dikata. Dia telah pergi membawa semua itu dalam lelap tidurnya yang panjang. Semoga Yang di Atas memeluknya lebih erat dari semua yang pernah mengenalnya. Semoga dia temukan kebahagiaan, ketenangan & ampunan di tempatnya yang baru.

Selamat jalan kawan, doaku menyertaimu. Istirahatlah di sana.

————————–
* in memoriam of Antonius Budi Mayanto