Membekukan Waktu

4675_1107819309674_1652572339_273538_1646721_nSeorang teman lama, memposting sebuah foto yang aku baru tau kalo itu ada. Foto kami bertiga saat masih SD. Mungkin kelas 3 atau 4, aku tak ingat pasti. Susah untuk percaya, sosok anak laki-laki kecil itu adalah diriku.

Hmmm……bayangan masa kecil pun sontak melintasi. Satu, dua, tiga kejadian di masa itu menyeruak. Meninggalkan senyum saat mengingatnya.

Masa-masa indah itu terbayang jelas di pelupuk mata. Hamparan halaman sekolah luas nan rimbun dihiasi pepohonan. Riuh-rendah suara anak-anak berseragam merah putih berlarian ke sana kemari kala waktu istirahat datang. Sosok guru-guru yang terkadang membuat nyali kami ciut saat dipaksa mencerna jejalan pelajaran yang banyak tak mampu kami pahami. Semuanya muncul dari kedalaman memori yang selama ini terlupakan.

Betapa rapuhnya ingatan ini…..namun begitu indahnya kenangan.

***

Foto, barang kecil, kadang terlalu sepele untuk dipedulikan, namun anehnya betapa ia mampu menjadi sebegitunya berarti di saat-saat seperti ini. Ia bagaikan kapsul waktu, datang dari masa lalu, menembusi lorong cacing, dan tiba-tiba, pooop…..jatuh ke pangkuan dan meletupkan beraneka warna di udara.

Foto, membekukan waktu, menyimpang kenangan rapat-rapat, membuatnya bisa kembali dihidupkan, bahkan jika memori kita telah lama menimbunnya di ujung tergelap sana. Foto pula bak tangan gaib yang menarik kita masuk kembali ke alam lain di tengah keriuhan hari ini.

Hmmmm…….

Betapa rapuhnya ingatan ini…..namun begitu indahnya kenangan.

One thought on “Membekukan Waktu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s